Kamis, 13 Juni 2013

Pengalaman ikut Al Hikmah

Saya dalam tulisan kali ini akan berbagi kisah tentang pengalaman saya mengikuti ilmu jaga diri Al Hikmah yang berpusat di Cisoka Banten. Awal masuk saya diperguruan ini pada tahun 2010 tepatnya di bulan oktober. Saya digores atau dibukakan energi tenaga dalamnya untuk tingkat pertama oleh perawat sebutan untuk guru di al hikmah Bpk Mulyadi yang berada di cawang. Saya berniat masuk perguruan ini hanya untuk emncari ridho Allah. Dan juga sebagai jaga diri untuk saya sendiri dan keluar lewat perantara ilmu Al Hikmah ini. Ini perguruan ini saya diajarkan untuk selalu patuh dan taat dengan apa yang diperintahkan oleh Allah dan menjauhi semua apa yang dilarang Allah. Diperguruan ini terdapat 2 tingkat, dimana tingkat pertama pengoresan dilakukan di perut, dan kedua ditangan. Ditingkat 1 saya tekuni selama kurang lebih 2 tahun. Selama tingkat satu saya mendapatkan ilmu dasar seni jaga diri ini, bagaimana menghadapi lawan saat dijalan. Dan yang paling utama disini yaitu meminta segala sesuatu hajat kita sama Allah dengan YAKIN, jika hati kita masih memiliki keraguan maka ilmu ini tidak akan berfungsi. Dilanjut pada tahun 2013 bulan februari saya digores tingkat 2 oleh Ustad Oedyn dari Palembang ditingkat 2 ini tidak banyak berbeda dengan tingkat satu. Banyak hikmah yang dapat saya ambil dengan saya mengikuti perguruan tenaga dalam ini. Segala sesuatu harus kita meminta sama Allah dengan Yakin. Dan keraguan itu timbul akibat bisikkan oleh setan. Dibawah ini foto saya sedang beraksi di Cisoka Banten.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar